MerdekaPlus – Harga emas hari ini, terutama batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam), terpantau turun pada perdagangan Rabu, 29 Oktober 2025. Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia Antam, harga emas 24 karat per gram kini berada di level Rp2.267.000, melemah Rp15.000 dibandingkan posisi Selasa (28/10/2025) yang tercatat Rp2.282.000 per gram.
Penurunan harga juga terjadi pada emas dengan ukuran terkecil 0,5 gram, yang kini dibanderol Rp1.183.500, turun Rp7.500 dibandingkan sehari sebelumnya. Jika dibandingkan dengan harga pada pekan lalu (22/10/2025), nilai emas ukuran 0,5 gram telah turun sebesar Rp21.500.
Untuk logam mulia Antam dengan berat 5 gram, harga hari ini tercatat Rp11.110.000, sedangkan ukuran 10 gram dibanderol Rp22.165.000. Adapun emas berukuran 25 gram dijual seharga Rp55.287.000, dan ukuran 50 gram senilai Rp110.495.000. Sementara untuk ukuran 100 gram, harga mencapai Rp220.912.000, dan ukuran terbesar 1.000 gram dibanderol Rp2.207.600.000.
Harga jual kembali (buyback) emas Antam juga ikut terkoreksi. Antam menetapkan harga buyback sebesar Rp2.132.000 per gram, turun Rp15.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya. Artinya, jika pelanggan menjual emas batangan ke Antam, harga yang diterima akan mengikuti ketentuan tersebut.
Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas batangan dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemilik Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan 3% bagi non-NPWP. Pajak tersebut akan dipotong langsung dari nilai buyback.
Sedangkan untuk pembelian emas batangan, dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% bagi pemilik NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP. Setiap transaksi pembelian akan disertai bukti potong pajak.
Secara keseluruhan, pelemahan harga emas Antam hari ini mencerminkan tren koreksi yang juga terjadi di pasar global, seiring dengan penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury yield) yang cenderung meningkat. Investor kini menunggu sinyal kebijakan suku bunga terbaru dari The Federal Reserve, yang berpotensi memengaruhi arah harga emas dalam beberapa hari mendatang.
