MerdekaPlus.com – Inter Milan kian tak tersentuh di puncak Serie A 2025/2026. Kemenangan meyakinkan 3-0 atas Cagliari pada Senin (20/4/2026) menjadi penegas dominasi I Nerazzurri sekaligus membuka jalan lebar menuju Scudetto.
Tak hanya menang, Inter juga mendapat “hadiah” dari hasil lain. Rival terdekat mereka, Napoli, justru tumbang 0-2 di kandang sendiri dari Lazio. Kombinasi hasil ini membuat pasukan Cristian Chivu melesat dengan keunggulan 12 poin, menyisakan lima pertandingan menuju akhir musim.
Keunggulan tersebut bukan sekadar angka—ini adalah sinyal kuat bahwa gelar juara tinggal menunggu waktu. Bahkan, Inter berpeluang mengunci Scudetto sebelum kompetisi benar-benar usai.
Di atas lapangan, kemenangan atas Cagliari menunjukkan karakter tim juara. Setelah babak pertama berjalan alot tanpa gol, Inter tampil menggila di paruh kedua. Marcus Thuram membuka keran gol, disusul kreativitas Nicolò Barella yang menggandakan keunggulan, sebelum Piotr Zieliński menutup pesta dengan gol ketiga.
San Siro pun bergemuruh. San Siro kembali menjadi saksi bagaimana Inter tampil begitu superior musim ini—tenang saat ditekan, mematikan saat menemukan celah.
Kini, semua mata tertuju pada laga berikutnya melawan Torino. Jika hasil berpihak, bukan tidak mungkin Inter mulai mengunci gelar lebih cepat dari prediksi. Namun, bila belum terwujud, skenario perayaan masih sangat terbuka saat menghadapi Parma.
Puncak euforia diperkirakan terjadi pada 17 Mei 2026, saat Inter menjamu Hellas Verona. Laga tersebut berpotensi menjadi momen sakral penyerahan trofi di hadapan puluhan ribu tifosi sendiri.
Dengan 25 kemenangan dari 33 pertandingan, Inter Milan bukan hanya memimpin klasemen—mereka mendikte jalannya musim. Jika konsistensi ini terjaga, maka 26 April bisa menjadi awal dari pesta besar biru-hitam di Italia.
