Merdeka Plus – Harga emas hari ini, khususnya emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. kembali menorehkan sejarah baru.
Logam mulia yang dikenal sebagai emas Antam mencatat rekor harga tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Rabu, 8 Oktober 2025, dan hampir menembus angka Rp 2,3 juta per gram.
Berdasarkan data dari situs resmi logammulia.com pukul 08.30 WIB, harga emas satuan 1 gram di Butik Emas LM Graha Dipta, Pulogadung, dipatok di level Rp 2.296.000.
Angka ini naik Rp 12.000 dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya. Dalam empat hari terakhir, harga emas Antam telah melonjak Rp 61.000, menandakan tren penguatan yang stabil dan menjadi rekor keempat secara beruntun di pasar domestik.
Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali emas oleh Antam juga turut naik ke posisi Rp 2.144.000 per gram, menguat Rp 12.000 dari hari sebelumnya.
Kenaikan ini memperkuat sentimen positif di pasar logam mulia yang belakangan menjadi sorotan para investor.
Kenaikan harga emas di dalam negeri berjalan seirama dengan lonjakan harga emas global. Di pasar internasional, logam mulia tersebut bahkan mendekati level psikologis US$4.000 per troy ons, level tertinggi yang pernah tercatat.
Pada perdagangan Selasa (7/10/2025), harga emas dunia naik 0,58% ke US$3.983,55 per troy ons, dan sempat menyentuh US$3.985,48 pada sesi intraday.
Analis memperkirakan, dorongan utama kenaikan ini berasal dari ekspektasi penurunan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) di akhir bulan, serta meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Dengan tren penguatan selama beberapa hari berturut-turut, emas kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu instrumen investasi paling stabil di tengah fluktuasi pasar.
Jika momentum ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin harga emas Antam segera menembus Rp 2,3 juta per gram dalam waktu dekat.
