Merdeka Plus — Sebagai salah satu destinasi resort paling ikonik di Indonesia, AYANA Bali terus menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Melalui inisiatif bertajuk “Sustainability Journey”, AYANA mengajak para tamu untuk mengalami langsung perjalanan menuju pariwisata yang lebih hijau, autentik, dan bertanggung jawab.
Program “Sustainability Journey” merupakan pendekatan holistik yang mencakup tiga pilar utama: pelestarian alam, pemberdayaan masyarakat, dan pengalaman berkelanjutan bagi tamu.
Melalui berbagai kegiatan edukatif dan interaktif, AYANA berupaya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemewahan, kenyamanan, dan kelestarian bumi.
General Manager AYANA Estate, Clive Edwards, menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari keyakinan bahwa keberlanjutan tidak sekadar menjadi tren, tetapi sebuah tanggung jawab moral dari industri pariwisata global.
“Kami ingin setiap tamu yang datang tidak hanya menikmati keindahan Bali, tetapi juga memahami nilai-nilai yang menjaga keindahan itu tetap lestari. Sustainability Journey adalah undangan bagi semua untuk menjadi bagian dari perubahan positif,” ujar Clive.
Beberapa kegiatan unggulan dalam program ini meliputi eco-farming tour di kebun organik AYANA, kelas memasak berbasis bahan lokal, hingga beach clean-up bersama staf dan komunitas sekitar Jimbaran.
Selain itu, AYANA juga memperkenalkan konsep “zero-waste hospitality” dengan mengoptimalkan pengelolaan limbah, pengurangan plastik sekali pakai, serta penggunaan energi terbarukan.
Tak hanya berfokus pada lingkungan, AYANA juga menaruh perhatian besar pada pemberdayaan masyarakat lokal.
Melalui kolaborasi dengan pengrajin dan petani sekitar, resort ini memastikan bahwa setiap aspek operasionalnya turut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat secara berkelanjutan.
“Kami percaya keberlanjutan adalah tentang keseimbangan antara manusia, alam, dan bisnis. Kami berupaya menghadirkan pengalaman bermakna yang tak hanya indah di mata, tapi juga baik bagi bumi,” tambah Clive.
Dengan lanskap yang memadukan pesisir Jimbaran, taman tropis, dan arsitektur khas Bali, AYANA Bali menjadi contoh nyata bagaimana konsep luxury hospitality dapat berjalan selaras dengan prinsip environmental consciousness.
Langkah-langkah yang diambil AYANA sejalan dengan visi global menuju “regenerative tourism”, di mana setiap kunjungan bukan hanya meninggalkan jejak, tetapi juga memberikan dampak positif bagi alam dan komunitas.
