Uya Kuya Sampaikan Permintaan Maaf atas Aksi Joget di DPR yang Viral

Feby Ferdian
2 Min Read

Merdeka Plus Anggota Komisi IX DPR RI, Surya Utama atau yang dikenal dengan nama Uya Kuya, akhirnya menyampaikan permintaan maaf terkait video sejumlah anggota dewan berjoget yang viral di media sosial.

Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya pada Kamis (28/8), Uya menegaskan bahwa aksinya tidak dimaksudkan untuk menyinggung pihak mana pun.

“Saya tidak ada maksud sama sekali untuk menyakiti siapa pun. Joget tersebut murni sebagai bentuk apresiasi kepada para musisi yang tampil saat itu,” ujarnya.

Uya menjelaskan, peristiwa itu terjadi usai Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR 2025. Pada kesempatan tersebut, sebuah kelompok musik membawakan lagu Maumere yang secara spontan membuat banyak anggota dewan ikut bergoyang.

“Tidak ada maksud meledek atau agenda tertentu. Itu murni bentuk penghargaan kepada para pemain musik,” kata mantan personel grup musik Tofu itu.

Namun demikian, ia mengakui bahwa potongan video tersebut kemudian dipelintir dan dianggap menyakiti perasaan masyarakat, terutama di tengah sorotan publik terkait gaji dan tunjangan anggota DPR.

“Kalau joget itu dianggap menyakiti, saya pribadi meminta maaf,” tambahnya.

Uya juga menegaskan kesiapannya menerima kritik maupun hujatan yang ditujukan kepadanya, seraya berharap publik tidak lagi terjebak pada narasi yang menyesatkan.

“Setiap manusia pasti pernah salah. Namun, saya berharap kita bisa saling menghargai satu sama lain,” ujarnya.

Sebagai informasi, rekaman joget para anggota DPR dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR pada Jumat (15/8) lalu sempat menuai reaksi keras masyarakat. Aksi tersebut dinilai tidak pantas karena dikaitkan dengan berbagai isu kesejahteraan dan fasilitas yang dinikmati para legislator.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *