Harga Emas Hari Ini Sentuh Rp 2,303 Juta per Gram

Feby Ferdian
3 Min Read

Merdeka Plus — Harga emas hari ini, khususnya emas batangan bersertifikat produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. kembali menanjak pada Kamis, 9 Oktober 2025.

Berdasarkan pembaruan data di situs resmi Logam Mulia (logammulia.com) pukul 08.30 WIB, harga jual emas Antam kini berada di level Rp 2.303.000 per gram, naik Rp 7.000 dibandingkan posisi sebelumnya di Rp 2.296.000.

Kenaikan juga terjadi pada harga buyback atau harga pembelian kembali emas oleh Antam, yang kini dibanderol Rp 2.151.000 per gram, meningkat Rp 7.000 dari hari sebelumnya.

Dengan demikian, terdapat selisih sekitar Rp 152.000 antara harga jual dan harga beli kembali hari ini.

Antam memberlakukan dua jenis harga untuk produk logam mulianya, yakni harga pembelian (emas baru) dan harga buyback bagi konsumen yang ingin menjual kembali emas mereka.

Perbedaan keduanya penting diperhatikan, terutama bagi investor yang aktif mengikuti pergerakan pasar emas fisik.

Tren kenaikan harga emas dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan bahwa instrumen ini masih menjadi salah satu pilihan investasi yang menjanjikan, terutama untuk jangka panjang.

Berdasarkan catatan historis, investor yang membeli emas Antam pada awal tahun mengalami keuntungan signifikan. Sebagai ilustrasi, pembelian emas pada Januari 2024 dengan harga sekitar Rp 1,121 juta per gram kini telah meningkat lebih dari 90%.

Di sisi lain, investor jangka pendek juga bisa merasakan keuntungan jika membeli pada saat harga sempat turun dan menjual di level tertinggi seperti saat ini.

Namun, para analis tetap mengingatkan bahwa investasi emas idealnya dilakukan dalam jangka panjang untuk mendapatkan potensi imbal hasil maksimal dan perlindungan nilai aset terhadap inflasi.

Kenaikan harga emas Antam di pasar domestik ini sejalan dengan penguatan harga emas global yang masih bertahan di level tinggi, mendekati US$4.000 per troy ons.

Dorongan dari ekspektasi pelonggaran kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) serta meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven menjadi faktor utama penggerak pasar logam mulia dunia.

Dengan tren positif ini, para pengamat menilai harga emas Antam berpotensi terus menanjak dalam waktu dekat, menjadikannya salah satu komoditas paling stabil sekaligus paling diminati di tengah dinamika ekonomi global yang tak menentu.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *