Merdeka Plus, Jakarta – Student loan atau pinjaman pendidikan adalah dana yang dipinjam oleh mahasiswa untuk membayar biaya kuliah, buku, tempat tinggal, dan kebutuhan studi lainnya. (Baca artikel sebelumnya: Mengenal Pinjaman Pendidikan atau Student Loan di Amerika: Cara Kerja, Keuntungan, dan Risikonya). Biasanya, pembayaran dilakukan setelah lulus kuliah dan bekerja, dengan bunga yang sudah ditentukan.
Pertanyaannya, apakah orang Indonesia bisa dapat Student Loan di luar negeri? Jawabannya bisa. Tapi tidak semudah itu. Berikut penjelasannya.
1. Student Loan dari Pemerintah Asing? Sayangnya, Tidak.
Pemerintah Amerika, Inggris, dan negara maju lainnya biasanya hanya memberikan pinjaman untuk warga negaranya. Jadi, mahasiswa Indonesia nggak memenuhi syarat untuk student loan dari pemerintah negara tujuan.
2. Lembaga Internasional: Peluang Masih Ada
Beberapa lembaga swasta memberikan pinjaman pada mahasiswa internasional, misalnya:
- MPOWER Financing
- Prodigy Finance
- Bank swasta internasional tertentu
Syarat umumnya:
- Telah diterima di universitas tertentu
- Memiliki co-signer (penjamin) di negara tujuan
- Dokumen keuangan lengkap
- Lulus seleksi dan evaluasi risiko
3. Beasiswa Tetap Jalan Utama
Karena keterbatasan akses pinjaman, kebanyakan pelajar Indonesia tetap memilih beasiswa:
- LPDP (dari pemerintah RI)
- Chevening (UK), Fulbright (USA), DAAD (Jerman)
- Beasiswa universitas & lembaga sosial
4. Alternatif Pinjaman di Indonesia
Ada juga pinjaman pendidikan dari dalam negeri, misalnya dari beberapa bank di Indonesia, hingga lembaga-lembaga khusus yang menyediakan kebutuhan ini.
Pada akhirnya, kita bisa dapetin student loan meski bukan warga negara asing, tapi jalannya penuh syarat dan risiko. Cerdaslah dalam memilih jalur pendidikan. Jangan cuma ikut tren. Ikuti juga kemampuan dan strategi terbaikmu.
