Memasuki hari ke-14 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun Anggaran 2026, Satgas Kodim 0729/Bantul bersama masyarakat terus melanjutkan pembangunan infrastruktur di Dusun Jaten, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Senin (26/10/2026).
Pekerjaan meliputi pembangunan talud di sisi jalan dan pengecoran badan jalan untuk mendukung aksesibilitas masyarakat, khususnya menuju kawasan pertanian.
Sejumlah tahapan pengerjaan berlangsung di lokasi, mulai dari penyiapan lahan, pengukuran jalur, pengangkutan material, penataan batu, hingga pencampuran semen dan pengecoran jalan. Personel TNI bersama warga terlibat langsung dalam setiap pekerjaan sesuai kebutuhan di lapangan.
Sebelum penataan batu dilakukan, personel Satgas TMMD terlebih dahulu menyiapkan lahan dengan merapikan tanah dan melakukan pengukuran menggunakan patok serta tali. Langkah tersebut menjadi acuan untuk menentukan jalur pembangunan talud agar penempatan material mengikuti garis yang telah disiapkan.
Setelah area pekerjaan dipersiapkan, penataan batu dilanjutkan secara bertahap pada bagian sisi jalan. Batu-batu berukuran besar disusun mengikuti jalur talud, sementara bagian dasar dan tanah di sekitarnya dirapikan untuk mendukung proses pengerjaan konstruksi.

Dalam pelaksanaannya, personel TNI dan masyarakat bekerja berdampingan dengan pembagian tugas di lapangan. Sebagian mengangkut batu menggunakan gerobak dorong, sedangkan lainnya mengumpulkan dan memindahkan material ke titik pengerjaan. Personel dan warga juga terlibat dalam penyusunan batu pada bagian galian serta perapian dasar talud.
Kesiapan material turut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pembangunan. Batu dipindahkan mendekati lokasi pekerjaan agar mudah digunakan, sementara sejumlah sak semen disiapkan untuk menunjang proses konstruksi. Di sisi lain, alat berat terlihat berada di sekitar lokasi untuk mendukung pekerjaan penataan badan jalan.

Pengerjaan talud juga melibatkan penyiapan campuran semen menggunakan mesin pengaduk atau molen. Sebagian personel dan warga menyiapkan campuran, sementara lainnya mengatur material batu dan merapikan campuran semen pada bagian dasar susunan. Seluruh tahapan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi pekerjaan di lapangan.
Selain pembangunan talud, Satgas TMMD bersama masyarakat melanjutkan pengecoran badan jalan. Mesin molen digunakan untuk mencampur material beton sebelum diratakan pada bagian jalan yang dikerjakan. Personel TNI dan warga bekerja sama menyiapkan campuran beton serta mendukung proses pengecoran sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur di Dusun Jaten.

Pembangunan talud dan pengecoran jalan tersebut diharapkan dapat mendukung kondisi infrastruktur di kawasan setempat. Talud berfungsi membantu menahan tanah dan menjaga sisi jalan, terutama pada bagian yang berbatasan dengan lahan pertanian. Sementara itu, peningkatan kondisi badan jalan diharapkan dapat menunjang mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Akses jalan yang memadai menjadi salah satu faktor penting bagi masyarakat pedesaan, termasuk dalam mendukung pergerakan warga menuju kawasan pertanian. Karena itu, pembangunan infrastruktur melalui program TMMD diharapkan dapat memberikan manfaat bagi aktivitas masyarakat serta mendukung kebutuhan akses di lingkungan sekitarnya.

Memasuki hari ke-14 pelaksanaan TMMD Reguler ke-130, kerja sama antara Satgas Kodim 0729/Bantul dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung kelanjutan pembangunan. Keterlibatan warga, mulai dari penyiapan lahan hingga pengangkutan material dan pengerjaan konstruksi, mencerminkan semangat gotong royong dalam membangun wilayah pedesaan.
Melalui program TMMD Reguler ke-130, Kodim 0729/Bantul terus mendorong pembangunan infrastruktur dengan melibatkan partisipasi masyarakat. Sinergi TNI dan warga tersebut diharapkan dapat mendukung penyediaan sarana yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


