Hari Kedua TMMD Kodim Bantul, Satgas Garap Talut dan Saluran Irigasi di Sendangsari

Memasuki hari kedua pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun Anggaran 2026, Satgas TMMD Kodim 0729/Bantul mulai mengintensifkan pengerjaan sasaran fisik di Dusun Jaten, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Rabu (14/10/2026).

Pekerjaan meliputi pembangunan talut sepanjang 800 meter serta penggalian dan pemasangan konstruksi saluran irigasi untuk mendukung kebutuhan infrastruktur dan pertanian masyarakat.

Sebelum memulai pekerjaan, anggota Satgas TMMD melaksanakan apel pagi yang dilanjutkan dengan doa bersama.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan personel untuk memastikan kesiapan, menyamakan koordinasi, dan membagi tugas sebelum turun ke lokasi pembangunan.

Dalam apel pagi, personel mendapatkan arahan mengenai pelaksanaan pekerjaan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta pentingnya mengutamakan keselamatan selama bekerja.

Doa bersama kemudian dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penggalian Tanah dan Penataan Batu untuk Talut

Usai apel dan doa bersama, personel Satgas TMMD bersama para pekerja melanjutkan pengerjaan talut yang menjadi salah satu sasaran fisik program. Kegiatan diawali dengan penggalian tanah di sepanjang jalur yang direncanakan, terutama pada bagian tepi jalan yang akan menjadi lokasi pemasangan konstruksi.

Penggalian dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi medan. Tanah yang digali dipersiapkan sebagai bagian dari tahapan awal sebelum batu-batu dipasang untuk membentuk struktur talut. Pekerjaan ini membutuhkan ketelitian agar susunan konstruksi dapat mengikuti jalur yang telah direncanakan.

 

Selain menggali tanah, personel TNI dan pekerja juga melakukan pemindahan material batu menggunakan alat sorong. Batu-batu yang sebelumnya berada di area penyiapan material dipindahkan mendekati titik pengerjaan agar lebih mudah digunakan dalam proses pemasangan.

Pemindahan material tersebut menjadi bagian penting untuk menunjang kelancaran pekerjaan. Dengan batu tersedia lebih dekat dari lokasi pemasangan, para pekerja dapat melanjutkan penyusunan talut secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan.

Pembangunan talut dengan sasaran panjang 800 meter ini diharapkan dapat memperkuat struktur tanah dan membantu menjaga kestabilan area di sekitar jalan. Pengerjaan dilaksanakan dengan memperhatikan ketepatan penempatan material, kerja sama antarpersonel, serta keselamatan selama proses pembangunan.

Saluran Irigasi Dikerjakan dari Penggalian hingga Pengecoran

Selain talut, Satgas TMMD Reguler ke-130 juga melaksanakan pembangunan saluran irigasi di Dusun Jaten. Pekerjaan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari penggalian jalur saluran, penataan batu pada bagian dasar, pemasangan batu, hingga pengecoran untuk memperkuat konstruksi.

Penggalian dilakukan untuk menyiapkan jalur saluran sebelum memasuki tahapan pemasangan material. Setelah jalur terbentuk, para pekerja mulai menata batu pada dasar saluran secara bertahap agar tersusun rapi dan memiliki fondasi yang mendukung konstruksi berikutnya.

Pemasangan batu dilanjutkan dengan memperhatikan susunan dan kekuatan struktur. Pada bagian yang telah dipersiapkan, pekerja juga melaksanakan pengecoran untuk memperkuat konstruksi saluran. Seluruh tahapan dikerjakan secara cermat agar saluran dapat berfungsi sesuai kebutuhan di lapangan.

Pembangunan saluran irigasi tersebut diharapkan dapat membantu memperlancar aliran air dan mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian masyarakat. Infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan dukungan sarana pertanian sekaligus menunjang aktivitas warga di kawasan pedesaan.

Gotong Royong Dukung Pembangunan Desa

Pengerjaan talut dan saluran irigasi pada hari kedua TMMD memperlihatkan tahapan awal pembangunan infrastruktur yang dilakukan secara bertahap. Kesiapan personel, pengaturan pekerjaan, penggalian tanah, pemindahan material, hingga pemasangan dan pengecoran menjadi rangkaian kegiatan yang saling mendukung.

Melalui TMMD Reguler ke-130 yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa”, Kodim 0729/Bantul berupaya mendorong percepatan pembangunan wilayah pedesaan melalui sasaran fisik yang dibutuhkan masyarakat.

Program yang berlangsung pada 13 Oktober hingga 11 November 2026 ini diharapkan mampu menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat bagi warga Dusun Jaten dan sekitarnya.

Selain mendukung pembangunan sarana desa, pelaksanaannya juga menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *