Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0729/Bantul melanjutkan pengerjaan sejumlah sasaran fisik di Dusun Jaten, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Kamis (15/10/2026).
Memasuki hari ketiga, kegiatan mencakup penyiapan fondasi jalan, penataan batu dasar talut, penggalian saluran irigasi, hingga penurunan material gorong-gorong untuk mendukung pembangunan infrastruktur desa.
Sebelum memulai pekerjaan, anggota Satgas TMMD mengawali kegiatan dengan apel pagi. Apel dimanfaatkan untuk mengecek kesiapan personel, menyamakan koordinasi, serta mengingatkan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan keselamatan kerja selama pelaksanaan pembangunan.
Batu Disusun untuk Fondasi Jalan dan Talut
Pada sasaran pembangunan jalan, personel Satgas TMMD bersama warga dan pekerja bergotong royong memindahkan material batu menuju titik pengerjaan. Batu diangkut menggunakan alat sorong, kemudian ditata secara bertahap pada bagian dasar jalan yang dipersiapkan untuk pengerasan.
Penataan dilakukan dengan memperhatikan susunan dan kerataan material agar membentuk landasan yang kuat sebelum pekerjaan berlanjut ke tahap berikutnya. Persiapan dasar ini menjadi bagian penting untuk menunjang kualitas konstruksi jalan yang diharapkan dapat mempermudah mobilitas dan aktivitas sehari-hari masyarakat.
Selain pada jalan, penataan batu juga dilaksanakan pada bagian dasar talut. Batu-batu disusun dengan cermat untuk membentuk pijakan konstruksi sebelum pengerjaan dilanjutkan ke bagian berikutnya. Tahapan ini mendukung upaya memperkuat talut dan menjaga kestabilan area di sekitar jalan.
Pemindahan dan penataan material tersebut dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan. Keterlibatan warga bersama personel Satgas menjadi wujud gotong royong dalam mendukung kelancaran pembangunan.
Penggalian Irigasi dan Penyiapan Adukan Semen
Pengerjaan sasaran fisik juga berlanjut pada pembangunan saluran irigasi. Para pekerja melaksanakan penggalian tanah mengikuti jalur saluran yang telah direncanakan sebagai persiapan untuk pemasangan material dan pembentukan konstruksi.
Di lokasi pekerjaan, personel Satgas bersama pekerja menyiapkan adukan semen, pasir, dan material lainnya menggunakan mesin molen. Pencampuran dengan mesin membantu menghasilkan adukan yang lebih merata untuk mendukung pemasangan batu pada saluran irigasi.
Penataan material dan persiapan adukan menjadi bagian dari rangkaian pekerjaan untuk membentuk konstruksi saluran secara bertahap. Infrastruktur irigasi tersebut diharapkan dapat membantu memperlancar aliran air dan menunjang kebutuhan pengairan lahan pertanian masyarakat.
Material Gorong-Gorong Disiapkan untuk Saluran Air
Pada hari yang sama, Satgas TMMD bersama pekerja juga melakukan penurunan material gorong-gorong beserta tutupnya dari truk. Material tersebut dipindahkan secara hati-hati menuju area yang telah disiapkan agar aman dan memudahkan proses pengerjaan pada tahap berikutnya.
Penyiapan material ini mendukung pembangunan saluran air dan drainase yang menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD Reguler ke-130. Keberadaan gorong-gorong diharapkan membantu kelancaran aliran air sekaligus menunjang fungsi infrastruktur jalan di sekitarnya.
Penanganan material dilakukan dengan memperhatikan koordinasi dan kehati-hatian agar proses pemindahan berjalan lancar. Ketersediaan komponen konstruksi di lokasi menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kesinambungan pekerjaan.
Gotong Royong Membangun Infrastruktur Desa
Berbagai kegiatan pada hari ketiga menunjukkan bahwa pembangunan melalui TMMD berlangsung melalui tahapan yang saling mendukung, mulai dari penggalian tanah, pemindahan dan penataan batu, penyiapan adukan semen, hingga penyediaan material gorong-gorong.
TMMD Reguler ke-130 Kodim 0729/Bantul mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa”. Program yang berlangsung pada 13 Oktober hingga 11 November 2026 ini diarahkan untuk mendukung pembangunan wilayah pedesaan melalui infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Melalui kerja sama Satgas TMMD, pekerja, dan warga, pembangunan di Dusun Jaten diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mobilitas masyarakat, kebutuhan pengairan pertanian, serta kelancaran aliran air. Semangat gotong royong yang terbangun dalam setiap tahapan pekerjaan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


