Hari ke-12: Talud Diperkuat, Jalan Beton Dilanjutkan, Satgas TMMD Bantul Dekat dengan Warga

Pembangunan infrastruktur melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun Anggaran 2026 terus berlanjut di Dusun Jaten, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Sabtu (24/10/2026).

Memasuki hari ke-12, personel Satgas TMMD Kodim 0729/Bantul bersama masyarakat melanjutkan pengerjaan talud dan pengecoran jalan beton. Di sela kegiatan pembangunan, kebersamaan personel TNI dengan warga juga terjalin melalui interaksi santai di pos kamling.

Pada sasaran pembangunan talud, personel TNI dan masyarakat terlihat mengumpulkan, memilah, serta memindahkan batu-batu berukuran besar untuk mendukung kelanjutan pekerjaan. Material tersebut disiapkan di sekitar lokasi sebelum ditempatkan pada bagian talud yang sedang dikerjakan.

Penyiapan batu menjadi tahapan penting karena material harus tersedia sesuai kebutuhan di lapangan. Personel TNI dan warga bekerja bersama mengatur serta memindahkan batu, kemudian menyusunnya secara bertahap di sepanjang sisi jalan kawasan pertanian.

Dalam proses penyusunan, setiap batu ditempatkan dengan memperhatikan kerapian dan kondisi bagian yang dikerjakan. Sejumlah pekerja melanjutkan penataan pada bagian yang belum tersusun, sementara personel lainnya membantu menyiapkan material untuk pekerjaan berikutnya.

Pengerjaan talud juga dilanjutkan dengan pengisian adukan semen pada sela-sela susunan batu. Adukan dibawa menggunakan gerobak dorong menuju titik pekerjaan, kemudian digunakan untuk memperkuat bagian di antara batu yang telah tertata. Personel TNI dan warga berbagi tugas, mulai dari menyiapkan adukan hingga merapikan susunan talud.

Penggunaan mesin molen turut mendukung proses tersebut. Mesin ini membantu mencampur semen, pasir, dan material pendukung sebelum adukan dipindahkan ke lokasi pengerjaan. Dengan pembagian tugas yang berjalan bersama, penataan batu dan pengisian adukan dapat dilakukan secara bertahap.

Selain pada bagian talud, papan penyangga juga digunakan untuk membantu proses pengerjaan konstruksi di titik tertentu. Penataan material dan perapian susunan menjadi bagian dari upaya membentuk struktur talud yang kuat dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Talud yang dibangun di sepanjang akses jalan kawasan pertanian tersebut diharapkan dapat membantu menahan tanah di sisi jalan dan menjaga kestabilan badan jalan. Keberadaannya menjadi bagian penting dari pembangunan infrastruktur yang mendukung akses masyarakat menuju lahan pertanian.

Sementara itu, pengerjaan jalan beton terus berjalan sebagai bagian lain dari sasaran fisik TMMD Reguler ke-130. Personel TNI menyiapkan material berupa semen, kerikil, dan bahan campuran lainnya sebelum diolah menggunakan mesin molen.

 

Setelah tercampur, adukan digunakan untuk melanjutkan pengecoran badan jalan. Sejumlah personel menangani penyiapan bahan dan pengoperasian mesin molen, sedangkan personel lainnya membantu membawa serta meratakan campuran pada bagian jalan yang sedang dikerjakan.

Penggunaan mesin molen membantu proses pencampuran material sebelum digunakan dalam pengecoran. Ketersediaan bahan dan peralatan di sekitar lokasi turut mendukung pekerjaan yang dilakukan secara bertahap. Personel TNI bersama masyarakat menjalankan tugas masing-masing agar proses pembangunan dapat terus berlanjut.

Pembangunan jalan beton tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas akses masyarakat di Dusun Jaten, terutama bagi warga yang beraktivitas di kawasan pertanian. Jalan yang lebih memadai nantinya diharapkan mempermudah mobilitas menuju lahan pertanian maupun mendukung kegiatan sehari-hari masyarakat setempat.

Pengerjaan talud dan pengecoran jalan yang berlangsung bersamaan memperlihatkan bahwa pembangunan infrastruktur membutuhkan tahapan yang saling mendukung. Penyiapan batu, penyusunan material, pengisian adukan, hingga pencampuran beton menjadi bagian dari pekerjaan yang terus dilakukan di lokasi sasaran.

Di balik aktivitas fisik tersebut, semangat gotong royong terlihat melalui keterlibatan langsung masyarakat. Warga tidak hanya membantu memindahkan material, tetapi juga ikut menata batu dan mendukung pengerjaan talud bersama personel TNI. Kerja sama ini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan desa melalui TMMD.

Kebersamaan itu juga terlihat dalam suasana santai di pos kamling Dusun Jaten. Sejumlah personel Satgas TMMD tampak duduk bersama warga di atas tikar sambil berbincang. Momen tersebut menjadi kesempatan untuk beristirahat setelah beraktivitas di lokasi pembangunan sekaligus menjalin komunikasi dan keakraban dengan masyarakat.

Interaksi sederhana di pos kamling menunjukkan bahwa kehadiran Satgas TMMD di tengah masyarakat tidak terbatas pada pengerjaan sasaran fisik. Komunikasi dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari turut menjadi bagian dari hubungan yang terbangun antara personel TNI dan warga selama program berlangsung.

TMMD Reguler ke-130 Kodim 0729/Bantul berlangsung pada 13 Oktober hingga 11 November 2026. Melalui program ini, pembangunan infrastruktur pedesaan terus dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Memasuki hari ke-12, pekerjaan di Dusun Jaten terus berlanjut melalui penataan talud dan pengecoran jalan beton. Dari kerja bersama mengangkat batu hingga percakapan santai di pos kamling, kebersamaan TNI dan warga menjadi bagian dari upaya mendukung pembangunan desa yang diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *