Pembangunan infrastruktur melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun Anggaran 2026 terus menunjukkan perkembangan di Dusun Jaten, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Jumat (23/10/2026).
Memasuki hari ke-11, personel Satgas TMMD Kodim 0729/Bantul bersama masyarakat melanjutkan pengerjaan talud, gorong-gorong, dan pengecoran jalan yang menjadi bagian dari sasaran fisik program.
Di lokasi pembangunan, mesin molen terus dimanfaatkan untuk mencampur semen, pasir, dan material pendukung lainnya.
Adukan yang telah disiapkan kemudian dipindahkan menggunakan gerobak dorong, ember, maupun alat bantu lainnya menuju bagian konstruksi yang sedang dikerjakan. Personel TNI dan warga berbagi tugas mulai dari menyiapkan bahan hingga mendistribusikan adukan agar pekerjaan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Pada bagian talud, personel TNI bersama masyarakat tampak menyusun batu secara bertahap di sepanjang sisi jalan kawasan pertanian. Batu ditempatkan pada bagian yang masih membutuhkan penataan, sementara pekerja lainnya merapikan susunan yang telah terbentuk.
Pekerjaan tidak berhenti pada penyusunan batu. Adukan semen juga dibawa menggunakan gerobak dorong untuk mengisi celah di antara susunan batu. Proses ini dilakukan untuk memperkuat struktur talud sehingga dapat berfungsi sebagai penahan di sisi jalan. Ketelitian dalam menempatkan batu dan mengisi adukan menjadi bagian penting dari pengerjaan konstruksi tersebut.
Sejumlah personel dan warga mengerjakan bagian talud secara bersamaan. Ada yang menata batu, menyiapkan adukan dari mesin molen, mengangkut material, hingga merapikan dinding talud. Papan penyangga dipasang pada bagian tertentu untuk membantu menjaga susunan selama pekerjaan berlangsung.

Talud tersebut menjadi bagian penting dalam pembangunan akses jalan di kawasan pertanian Dusun Jaten. Struktur penahan di sisi jalan diharapkan dapat membantu menjaga kestabilan tanah dan badan jalan, sehingga akses masyarakat menuju lahan pertanian dapat dimanfaatkan dengan lebih baik.
Pengerjaan talud juga berhubungan dengan pembangunan gorong-gorong dan saluran air di lokasi sasaran. Personel TNI dan warga melanjutkan penataan batu serta pengisian adukan pada konstruksi yang berada di sekitar saluran. Bagian atas talud turut dirapikan, sedangkan papan penyangga digunakan pada beberapa titik untuk mendukung proses pengerjaan.
Keberadaan talud yang terhubung dengan gorong-gorong diharapkan mendukung kondisi badan jalan sekaligus membantu kelancaran aliran air. Penataan konstruksi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun infrastruktur yang saling menunjang, terutama di kawasan pedesaan yang berdekatan dengan lahan pertanian.

Sementara itu, pengerjaan jalan beton juga terus berlanjut. Personel Kodim 0729/Bantul menyiapkan material berupa pasir, kerikil, dan semen sebelum dicampur menggunakan mesin molen.
Adukan yang dihasilkan kemudian diangkut menuju titik pengecoran untuk digunakan pada bagian jalan yang sedang dikerjakan.
Pada beberapa bagian, permukaan jalan yang telah dicor terlihat membentang di antara lahan pertanian.
Meski demikian, pekerjaan pendukung masih berlangsung di bagian ujung ruas jalan. Personel menyiapkan material dan peralatan untuk melanjutkan pembangunan sesuai tahapan di lapangan.

Pengecoran dilakukan secara bertahap dengan dukungan kerja sama personel di lokasi. Penyiapan bahan, pencampuran adukan, pemindahan material, hingga pengerjaan badan jalan menjadi rangkaian kegiatan yang saling berkaitan.
Material batu dan kerikil juga digunakan dalam pekerjaan infrastruktur lainnya, termasuk penataan talud di sisi jalan.
Pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas akses masyarakat, khususnya para petani yang menggunakan jalur itu untuk menuju lahan maupun mengangkut hasil panen.
Akses yang lebih memadai diharapkan dapat mendukung mobilitas warga serta menunjang aktivitas sehari-hari di kawasan pedesaan.
Keterlibatan masyarakat terlihat dalam berbagai tahapan pembangunan. Warga turut membantu menata batu, menyiapkan dan memindahkan material, serta mendukung pengerjaan talud bersama personel TNI.
Pembagian tugas dan penggunaan peralatan kerja di lapangan menjadi bagian dari semangat gotong royong yang terus dijaga selama pelaksanaan program.

TMMD Reguler ke-130 Kodim 0729/Bantul berlangsung pada 13 Oktober hingga 11 November 2026. Melalui program ini, pembangunan talud, gorong-gorong, saluran air, dan jalan terus diupayakan untuk mendukung kebutuhan infrastruktur masyarakat.
Selain pengerjaan fisik, kebersamaan personel TNI dan warga juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Memasuki hari ke-11, perkembangan pembangunan di Dusun Jaten terlihat dari susunan talud yang terus diperkuat dan permukaan jalan beton yang mulai membentang di kawasan pertanian.
Pekerjaan yang dilakukan secara bertahap tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses yang lebih baik dan infrastruktur desa yang diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.


