Pembangunan infrastruktur melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun Anggaran 2026 terus berlanjut di Dusun Jaten, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Selasa (20/10/2026).
Memasuki hari kedelapan, personel Satgas TMMD Kodim 0729/Bantul bersama masyarakat melanjutkan pengerjaan talud dan pengecoran jalan, disertai penataan material serta pembangunan saluran pendukung di kawasan persawahan.
Di sisi jalan yang sedang dibangun, personel TNI dan warga tampak bekerja berdampingan menata batu untuk memperkuat konstruksi talud. Batu-batu disusun secara bertahap mengikuti bagian tepi jalan yang dikerjakan.
Material yang telah tersedia di lokasi dimanfaatkan untuk melanjutkan susunan, sementara anggota lainnya membantu menyiapkan dan memindahkan bahan yang diperlukan.

Pekerjaan talud tidak berhenti pada penataan batu. Pada bagian konstruksi tertentu, celah antar batu diisi menggunakan adukan semen untuk memperkuat susunannya.
Proses tersebut membutuhkan ketelitian agar batu dan adukan dapat membentuk bagian konstruksi yang lebih kokoh. TNI dan warga saling membantu, mulai dari mengangkut material hingga merapikan bagian talud yang tengah dikerjakan.
Talud yang dibangun memanjang di sisi jalan kawasan persawahan itu menjadi salah satu sasaran fisik TMMD.
Keberadaannya diharapkan dapat membantu memperkuat sisi jalan dan menjaga kondisi badan jalan, sekaligus mendukung akses masyarakat menuju area pertanian dan lingkungan sekitarnya.

Sementara itu, pekerjaan pengecoran jalan juga terus berjalan. Adukan beton disiapkan menggunakan mesin pengaduk atau molen sebelum dibawa menuju titik pengerjaan. Setelah siap, campuran beton diangkut menggunakan gerobak dorong untuk menjangkau bagian badan jalan yang sedang dicor.
Gerobak demi gerobak membawa adukan menuju area pekerjaan. Personel TNI dan warga berbagi tugas agar material dapat dipindahkan dan digunakan sesuai kebutuhan. Di titik pengecoran, adukan kemudian dituangkan dan diratakan menggunakan peralatan kerja sederhana.
Permukaan beton dirapikan secara bertahap. Personel TNI bersama masyarakat menggerakkan alat perata di atas adukan untuk menghasilkan permukaan yang lebih rata dan rapi.
Tahapan ini dilakukan dengan memperhatikan kondisi beton di lapangan, sebagai bagian dari proses pengerjaan jalan yang terus dilanjutkan.
Di sekitar lokasi, penyiapan material dan penggunaan peralatan berjalan beriringan dengan pekerjaan konstruksi.
Mesin molen membantu proses pencampuran bahan, sedangkan gerobak dorong mendukung distribusi material. Penataan batu dan pengerjaan sisi jalan pun tetap dilakukan agar berbagai bagian pembangunan dapat terus berproses.

Di tengah kegiatan tersebut, keterlibatan warga terlihat dalam beragam pekerjaan. Ada yang membantu menyiapkan dan mengangkut material, ada yang menata batu untuk talud, sementara personel TNI bersama masyarakat lainnya mengerjakan pengecoran jalan.
Kerja bersama ini menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pembangunan sekaligus memperlihatkan kepedulian warga terhadap infrastruktur di lingkungan mereka.
Pengerjaan talud dan jalan merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD Reguler ke-130 Kodim 0729/Bantul. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat menunjang mobilitas masyarakat, mempermudah akses menuju kawasan pertanian, serta mendukung aktivitas sehari-hari warga di wilayah pedesaan.

Program TMMD Reguler ke-130 berlangsung pada 13 Oktober hingga 11 November 2026. Melalui pembangunan di Dusun Jaten, TNI dan masyarakat terus bekerja bersama untuk mendukung peningkatan infrastruktur desa. Lebih dari sekadar pengerjaan fisik, keterlibatan warga dalam setiap tahapan mencerminkan semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.


