Pembangunan Berlanjut, Hari ke-7 TMMD Bantul Fokus pada Talud, Saluran Beton, dan Jalan

Pembangunan infrastruktur melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun Anggaran 2026 terus dikerjakan di Dusun Jaten, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Senin (19/10/2026).

Memasuki hari ketujuh, personel Satgas TMMD bersama masyarakat melanjutkan sejumlah pekerjaan fisik, mulai dari penataan talud, pemasangan saluran beton, hingga pengecoran jalan.

Di lokasi pembangunan, kebutuhan material menjadi bagian penting dari pekerjaan hari itu. Personel TNI bersama warga bergotong royong memindahkan batu dari kendaraan menuju titik pengerjaan.

Batu-batu tersebut kemudian didistribusikan agar tersedia di lokasi yang membutuhkan. Proses ini dilakukan bersama-sama, mengandalkan tenaga dan koordinasi supaya material dapat menjangkau bagian pekerjaan yang sedang berlangsung.

Di sepanjang jalur pembangunan, tumpukan batu dan bahan bangunan terlihat berdampingan dengan berbagai peralatan kerja. Gerobak dorong digunakan untuk membantu pemindahan material, sementara ember dan perlengkapan lainnya mendukung aktivitas di lapangan. Setiap orang mengambil bagian sesuai kebutuhan, dari mengangkut bahan hingga menyiapkannya untuk tahap konstruksi berikutnya.

Pengerjaan talud juga terus berlanjut. Personel TNI dan warga tampak menyusun batu pada sisi jalan, menata material satu demi satu untuk membentuk struktur talud. Pekerjaan tersebut membutuhkan ketelitian agar susunan batu dapat terpasang dengan baik.

Di kawasan persawahan itu, tangan-tangan yang bekerja bersama menjadi gambaran nyata keterlibatan masyarakat dalam pembangunan lingkungan mereka sendiri.

Pada bagian lain, perhatian tertuju pada pembangunan saluran air. Personel TNI bersama warga bekerja menempatkan komponen beton pada saluran yang telah disiapkan.

Pemasangan gorong-gorong dan saluran beton dilakukan dengan cermat agar bagian-bagiannya berada pada posisi yang sesuai dengan kebutuhan konstruksi.

Setelah komponen saluran terpasang, penataan badan jalan di sekitarnya turut dikerjakan. Material batu dirapikan pada bagian jalan yang sedang dibangun, sementara keberadaan saluran beton menjadi bagian dari infrastruktur pendukung akses tersebut.

Penataan jalan dan pemasangan saluran berjalan saling berkaitan untuk mendukung fungsi jalan sekaligus membantu aliran air, sehingga risiko genangan yang dapat mengganggu kondisi jalan diharapkan berkurang.

Pekerjaan berikutnya berlangsung pada sasaran pembangunan jalan beton. Mesin pengaduk beton atau molen digunakan untuk menyiapkan adukan dari material yang dibutuhkan.

Personel TNI dan warga berbagi tugas dalam proses tersebut, mulai dari menyiapkan bahan, mengoperasikan peralatan, hingga membantu mendistribusikan material menuju bagian jalan yang dikerjakan.

Saat beton telah digelar di permukaan jalan, personel TNI bersama warga meratakannya menggunakan alat perata. Permukaan beton dirapikan secara bertahap dengan memperhatikan hasil pengerjaan di lapangan.

Proses ini menjadi salah satu tahap penting dalam pengecoran jalan agar permukaan yang dibangun lebih rapi.

Berbagai pekerjaan tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan infrastruktur membutuhkan rangkaian tahapan yang saling mendukung.

Ketersediaan material, penggunaan peralatan, ketelitian dalam pemasangan saluran, serta kerja bersama saat menata batu dan meratakan beton menjadi bagian dari upaya menyelesaikan sasaran fisik TMMD.

Pembangunan talud, jalan beton, dan saluran air merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD Reguler ke-130 Kodim 0729/Bantul. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperkuat kondisi jalan, membantu kelancaran aliran air, serta menunjang mobilitas masyarakat, termasuk warga yang beraktivitas di kawasan pertanian.

TMMD Reguler ke-130 berlangsung pada 13 Oktober hingga 11 November 2026. Melalui pembangunan di Dusun Jaten, Kodim 0729/Bantul bersama masyarakat terus mendorong peningkatan infrastruktur pedesaan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semangat gotong royong yang terlihat dalam setiap tahapan pekerjaan menjadi bagian penting dari upaya membangun desa bersama-sama.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *